PR UD Putra Bintang Timur didirikan oleh KH. Abdul Malik pada tahun 2005, kami mendirikan perusahaan rokok Sin karena dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap Yatim Piatu, Kemiskinan, Jompo, Janda Tua, dan Pengangguran.

Dengan dilandasi kemampuan dalam pengetahuan di bidang tanaman Herbal dan pengobatan non medis, maka KH. Abdul Malik menciptakan rokok rokok Sin tanpa bahan kimia dengan mengganti Sauce kimia (alkohol, pengawet, Candu, aroma, pemanis, dan lain-lain) dengan 17 macam ramuan Herbal, Ismul A’dhom sebanyak 3456 kali yang menghasilkan gelombang pendek dan doa-doa khusus, sehingga rokok Sin mengeluarkan aroma alami, kenikmatan yang sangat luar biasa, serta sesuatu yang tidak bisa terjangkau oleh akal manusia.

Merek dan logo Sin sudah dipatenkan pada tahun 2005. Merek Sin di ambil dari kata Thursina (gunung Sinai) berdasarkan petunjuk yang di dapat setelah melakukan sholat Tahajjud, yaitu surat al-Baqarah ayat 63 :

“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat gunung (Thursina) di atasmu (seraya kami berfirman) : “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa.”

Uji Kadar “Nikotin”

Kadar “Nikotin rokok Sin” sangat rendah, bahkan dinyatakan mendekati 0%. Pada Rokok Sin, efek negatif yang ditimbulkan oleh nikotin sudah dinetralisir oleh kombinasi bahan-bahan herbal lainnya yang 100% murni herbal, tanpa bahan kimia

Uji Kadar “Tar”

Nilai “TAR” pada rokok Sin adalah ramuan jamu terapi kesehatan yang membantu mengurangi racun dalam paru-paru dan mengeluarkannya dalam bentuk lendir, sehingga nafas terasa ringan